Jabaraktual.com - Kamis 16 Juli 2026 - Pelaku UMKM Kecamatan Cibiru mendapatkan pembekalan mengenai strategi promosi kreatif melalui kegiatan Workshop Cerdas Berbisnis di Era Digital yang diselenggarakan melalui kolaborasi Telkom Regional II dan Kecamatan Cibiru di Aula Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Kamis (16/7).
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Cibiru, Galuh, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membangun jaringan antar pelaku UMKM guna menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi. Menurutnya, pelaku usaha yang sukses adalah mereka yang mampu merencanakan sekaligus mengeksekusi rencana bisnis tersebut dengan baik.
Perwakilan Dinas Koperasi Kota Bandung, Dedi, menegaskan pentingnya konsistensi dan adaptasi teknologi dalam berbisnis. Ia mengingatkan bahwa pelaku usaha kini bisa memanfaatkan ponsel pintar untuk membuat foto produk dan memasarkannya ke media sosial dengan bantuan teknologi digital.
Selanjutnya, Gilang Pramudita dari tim Digital Marketing Telkom Regional II mengajak para pelaku UMKM memahami bahwa pembuatan konten pemasaran yang menarik tidak harus selalu memaksakan diri tampil di depan kamera. Solusi efektif yang bisa digunakan adalah mengoptimalkan teknik suara atau voice over.
Menurut Gilang, masyarakat Indonesia cenderung memiliki literasi membaca yang rendah namun sangat tertarik untuk mendengarkan sesuatu. Oleh karena itu, konten video dengan voice over yang terstruktur akan jauh lebih mudah dipahami oleh calon pelanggan dibandingkan hanya menampilkan potongan gambar atau video tanpa suara.
"Kunci dari voice over yang memikat bukan hanya sekadar membaca naskah, tetapi bagaimana kita mampu menyalurkan karakter dan keunggulan produk lewat suara yang jelas, lantang, dan percaya diri," ujar Gilang.
Ia menjelaskan bahwa terdapat empat keterampilan utama yang harus dikuasai pelaku UMKM untuk menghasilkan voice over yang menjual, yaitu artikulasi yang jelas, intonasi yang tepat, ekspresi suara yang ramah (smiling voice), serta penekanan kata (emphasis). Selain itu, penulisan skrip juga harus dirancang khusus agar nyaman didengar dengan mengatur tanda baca serta jeda napas secara tepat.
Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga diajak langsung mempraktikkan materi secara interaktif. Sebanyak sembilan peserta maju ke panggung untuk melatih kekuatan artikulasi, mengekspresikan satu kalimat dalam berbagai emosi, serta melatih ketepatan penekanan kata dalam naskah promosi.
Kegiatan ini turut menghadirkan materi tentang penyusunan konsep bisnis melalui Business Model Canvas (BMC) oleh pendamping UMKM Kecamatan Cibiru, Maryana Saumi Ulfa, serta praktik pembuatan materi pemasaran digital menggunakan ChatGPT dan Google Vids bersama pemilik GMC Store, Agus.
Melalui kegiatan kolaborasi ini, para pelaku UMKM di Kecamatan Cibiru diharapkan tidak hanya konsisten dalam berproduksi, tetapi juga cerdas memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dan teknik voice over agar mampu menghasilkan konten promosi mandiri yang menarik, tepercaya, dan mampu mendatangkan keuntungan di era digital.