Telkom Regional II Dorong Digitalisasi UMKM Kecamatan Coblong dengan Bangun Branding sebagai Strategi Diferensiasi Bisnis



 Bandung, 7 Juli 2026 –Telkom Regional II berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung serta Pemerintah Kecamatan Coblong menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) UMKM Digital Marketing bertema “Branding Strategy sebagai Diferensiasi Bisnis” bagi para pelaku UMKM di Kecamatan Coblong, Kota Bandung yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Selasa (7/7).

Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan pemahaman mengenai strategi branding, digital marketing, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing usaha. 

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Coblong, Drs. Wawan Setiawan, menyampaikan bahwa pertemuan ini diharapkan menjadi wadah bagi para wirausahawan baru untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jaringan, serta memperoleh wawasan baru dalam mengembangkan usaha. 

Menurut Wawan, sektor kuliner merupakan bidang usaha yang memiliki peluang besar, namun diperlukan strategi promosi yang tepat agar produk semakin dikenal masyarakat. Ia juga mengajak para pelaku UMKM untuk segera mengurus legalitas usaha mereka.

Manager Shared Service Telkom Witel Bandung, Riesya Rachmasarie, menjelaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia karena mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus menggerakkan roda ekonomi.

“Di tengah perkembangan digital yang semakin pesat, tantangan pelaku usaha bukan hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memastikan produk tersebut dikenal, dipercaya, dan dipilih oleh pelanggan. Melalui berbagai program dan solusi digital yang kami hadirkan, Telkom berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Pada sesi digitalisasi usaha, tim Indibiz Telkom memperkenalkan berbagai solusi digital untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Melalui layanan internet bisnis dan solusi Indibiz Ruko, pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas operasional.

Peserta juga dikenalkan dengan program Affiliate Sobiz, yaitu program yang memberikan kesempatan memperoleh penghasilan tambahan melalui sistem referral. Dengan membagikan tautan referensi kepada relasi, peserta dapat memperoleh komisi dari setiap transaksi yang berhasil dilakukan.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi branding digital yang disampaikan oleh Gilang Pramudita, tim Digital Marketing Telkom Regional II.

“Branding bukan sekadar logo, kemasan, atau desain yang menarik, melainkan proses membangun nilai, karakter, dan cerita di balik sebuah produk,” jelasnya.

Peserta diajak memahami pentingnya menciptakan diferensiasi agar mampu bersaing tanpa harus terjebak dalam perang harga. Strategi seperti bundling produk, membangun loyalitas pelanggan, menentukan target pasar yang tepat, serta menghadirkan ciri khas menjadi beberapa solusi yang dibahas selama sesi. Peserta juga memperoleh strategi memanfaatkan media sosial secara maksimal melalui fitur-fitur gratis untuk pemasaran digital. 

Selain itu pendamping UMKM Telkom, Selvi, kembali mengingatkan pentingnya legalitas usaha, seperti Sertifikat Halal, NIB, dan PIRT sebagai fondasi pengembangan bisnis. 

Pada sesi penutup, Pendamping UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM Kecamatan Coblong, Yasmin menyampaikan materi mengenai identitas bisnis dan kesiapan UMKM memperoleh akses pembiayaan. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki visi dan misi usaha yang terdokumentasi, melakukan identifikasi karakter bisnis, memahami makna logo, warna, tipografi, serta simbol yang digunakan sebagai identitas merek.

Melalui kegiatan ini, Kecamatan Coblong bersama Telkom Regional II berharap para pelaku UMKM mampu mengembangkan usaha yang tidak hanya unggul dari sisi produk, tetapi juga memiliki branding yang kuat, memanfaatkan teknologi digital secara optimal, serta siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.