JABARAKTUAL.COM, BANDUNG — Sebanyak 945 siswa SDN 026 Bojongloa, Kota Bandung, akan direlokasi sementara ke SDN 148 Cibaduyut. Relokasi dilakukan sebagai bagian dari penyelesaian persoalan lahan yang menimpa SDN 026 Bojongloa dan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
SDN 148 Cibaduyut telah dipilih sebagai lokasi sementara bagi para siswa SDN 026 Bojongloa. Pihak SDN 148 menyatakan telah menyiapkan skema pembelajaran untuk menampung ratusan siswa tambahan tanpa menghentikan kegiatan belajar siswa yang sudah bersekolah di sana.
Kepala SDN 148 Cibaduyut Nana Suryana mengatakan sekolahnya memiliki 14 ruang kelas dengan jumlah sekitar 741 siswa. Pihak sekolah telah memetakan penggunaan ruang kelas dan jadwal belajar agar proses relokasi dapat berlangsung dengan tertib.
Untuk mengakomodasi siswa dari dua sekolah, kegiatan belajar nantinya dibagi menjadi dua sesi. Siswa SDN 148 Cibaduyut dijadwalkan belajar pada pagi hari, sedangkan siswa SDN 026 Bojongloa mengikuti pembelajaran pada siang hingga sore hari.
Skema yang disiapkan menempatkan siswa SDN 148 Cibaduyut belajar sekitar pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Sementara itu, siswa SDN 026 Bojongloa direncanakan mengikuti kegiatan belajar mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
Relokasi ini dilakukan setelah persoalan sengketa lahan SDN 026 Bojongloa berkembang hingga memerlukan langkah pemindahan sementara. Pemerintah Kota Bandung kemudian menyiapkan SDN 148 Cibaduyut sebagai tempat agar hak siswa untuk tetap mendapatkan pendidikan tidak terganggu.
Pihak SDN 148 Cibaduyut juga menyatakan kesiapan dari sisi guru dan siswa. Proses penyesuaian dilakukan secara bertahap, termasuk simulasi dan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa SDN 026 Bojongloa yang akan mengikuti kegiatan belajar di lokasi tersebut.
Relokasi tersebut bersifat sementara sambil Pemerintah Kota Bandung menyiapkan penyelesaian jangka panjang terkait SDN 026 Bojongloa. Pemerintah juga perlu memastikan pembangunan dan penyediaan fasilitas pendidikan baru dapat berjalan sehingga kegiatan belajar siswa nantinya dapat kembali berlangsung dalam kondisi yang lebih permanen.

No comments:
Post a Comment