Jarak Jawa Barat dan NTT bukan alasan untuk tidak peduli. Dedi Mulyadi Tiba di NTT

 


jabaraktual.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tiba di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026) sore, untuk meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi membawa bantuan dengan total nilai sekitar Rp4,5 miliar. Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong berbagai pihak di Jawa Barat dan sejumlah elemen masyarakat yang tergerak untuk membantu warga NTT yang tengah menghadapi masa tanggap dan pemulihan pascabencana.

Bantuan dihimpun melalui kolaborasi berbagai unsur, di antaranya ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Baznas Jawa Barat, Bank BJB, Kwarda Pramuka Jawa Barat, Kadin, Apindo, serta sumbangan masyarakat. Dalam rombongan tersebut, Dedi Mulyadi juga didampingi Wali Kota Depok Supian Suri yang membawa tambahan bantuan senilai Rp500 juta dari ASN dan masyarakat Kota Depok melalui PMI.

Kehadiran langsung Gubernur Jawa Barat di lokasi terdampak menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat telah mengirim 20 personel BPBD Jabar sebagai tim awal untuk melakukan asesmen, memetakan kebutuhan warga, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat simbolis, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. Tim BPBD Jabar bertugas memperoleh informasi mengenai kondisi terkini serta menentukan kebutuhan prioritas warga terdampak.

Kunjungan Dedi Mulyadi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat NTT. Solidaritas lintas daerah dinilai penting dalam situasi bencana, terutama ketika masyarakat masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memulai proses pemulihan.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa bantuan untuk NTT merupakan bentuk kepedulian masyarakat Jawa Barat terhadap warga yang terdampak bencana. Penggalangan bantuan dilakukan dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat.

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026 telah menimbulkan dampak terhadap masyarakat di sejumlah wilayah. Penanganan pascabencana terus dilakukan bersama oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Basarnas, BPBD, serta berbagai unsur masyarakat.

Melalui kunjungan dan penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dukungan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan di NTT.

Jawa Barat untuk NTT. Dari kepedulian, menjadi aksi nyata kemanusiaan.