Pelatihan UMKM Kecamatan Kiaracondong Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha di Era Digital

 Jabaraktual.comBandung — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kiaracondong mengikuti kegiatan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan media digital, khususnya melalui pembuatan konten untuk mendukung pemasaran produk.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari Heri Heriyadi sebagai Pelaksana Tata Usaha Keuangan pada seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), yang menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami pentingnya konten dalam membangun kepercayaan konsumen.


“Dengan adanya pelatihan ini bapak ibu bisa belajar agar dapat membuat konten untuk memunculkan kepercayaan konsumen.”


Materi kemudian dilanjutkan oleh Fajar Megantara selaku pembina UMKM Kecamatan Kiaracondong. Ia menekankan bahwa pembuatan konten yang menarik tidak selalu membutuhkan perangkat dengan harga mahal. Menurutnya, kreativitas dan kemauan untuk mencoba menjadi faktor penting dalam menghasilkan konten.


“Pembuatan video bagus tidak harus pakai kamera mahal, kamera biasa pun bisa asal ada kemauannya.”


Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan pengenalan SOBIZ (Sobat Indibiz) yang disampaikan oleh Arief Ardiansyah dari tim Digital Marketing Operation Telkom Regional 2. SOBIZ merupakan program affiliate yang dapat diikuti oleh masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara merekomendasikan produk dan layanan Indibiz kepada calon pelanggan.

Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan dengan mekanisme SOBIZ serta peluang yang dapat dimanfaatkan melalui program tersebut. Peserta juga mendapatkan pemahaman bahwa rekomendasi produk Indibiz dapat menjadi salah satu cara untuk memperoleh penghasilan tambahan, sekaligus membantu memperluas akses pelaku usaha dan masyarakat terhadap berbagai solusi digital yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis

Selanjutnya, Rizky Arie Prima memberikan materi mengenai strategi membuat konten yang mampu menarik perhatian audiens. Salah satu hal sederhana yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM adalah penggunaan musik sebagai hook untuk menarik perhatian sejak awal video.

“Jadi untuk saat ini, Bapak/Ibu bisa memanfaatkan musik untuk menjadi hook sebuah konten,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan penggunaan call to action (CTA) agar pesan yang ingin disampaikan melalui konten tidak menimbulkan interpretasi berbeda.



“Hindari kata ajakan atau CTA yang menggantung, karena arti video akan menjadi berbeda dan pesan kita bisa tidak tersampaikan dengan baik.”

“Hindari kata ajakan atau CTA yang menggantung, karena arti video akan menjadi berbeda dan pesan kita bisa tidak tersampaikan dengan baik,” tambah Rizky.

Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM di Kecamatan Kiaracondong diharapkan mampu mengembangkan kemampuan membuat konten secara mandiri. Dengan memanfaatkan perangkat yang ada serta strategi komunikasi yang tepat, pelaku usaha dapat menghadirkan konten yang kreatif, informatif, dan relevan guna membangun kepercayaan konsumen di era digital.